Ticker

6/recent/ticker-posts

Ad Code

Hampir Setahun Dermaga Penyeberangan Penumpang Ambruk, Masyarakat Juru Seberang Berharap Pemerintah Segera Memperbaiki

Belitung, Potretbabel.com - Dermaga Penyeberangan Penumpang yang menghubungkan Tanjungpandan dengan Desa Juru Seberang, yang berada tepat di muara sungai siburik, Tanjungpandan, Belitung, Ambruk sejak tahun 2022 yang lalu. 

Ambruknya dermaga tersebut mengakibatkan masyarakat Desa Juru Seberang yang melewati jalur sungai merasa kesulitan untuk melakukan aktifitas sehari-hari. 

Hasil pantauan awak media Potretbabel.com di lapangan, kondisi dermaga penyebarangan ke Desa Juru Seberang ini terputus dekat daratan, sehingga penghubung antara dermaga yang ambruk tersebut dipasang papan, agar masyarakat selaku pengguna dapat menaiki dan menuruni dermaga tersebut.

Sutinah (49), salah seorang warga Desa Juru Seberang yang kesehariannya bekerja di sebuah toko pakaian yang berada di Tanjungpandan, merasa kesulitan disaat menaiki atau menuruni papan yang dipasang pada dermaga yang ambruk, mamun dirinya tidak ada pilihan selain melewati jalan tersebut, karena akses terdekat ke Tanjungpandan adalah melewati jalur sungai. 

" Terkadang takut turun naik melewati papan ini, takut jatuh, tapi gimana lagi dari pada ngak kerja, mau lewat jalan darat jauh, motor juga tidak ada", kata Sutinah kepada awak media, Minggu (11/6/2023). 

Sementara itu, Sundi, yang akrab disapa Paul, merupakan salah seorang pemilik perahu jasa Penyeberangan, merasa prihatin kepada para Penumpang yang melewati dermaga ambruk tersebut. Dirinya takut terjadi sesuatu hal yang tidak di inginkan kepada para penumpang. 

" Saya merasa kasihan kepada penumpang yang lewat jalan ini (dermaga ambruk-red), takutnya mereka terpeset terus jatuh ", ujar Paul. 

Paul berharap, supaya pihak yang yang berwenang dapat segera memperbaiki dermaga tersebut. Ia menyebutkan, setiap harinya ada ratusan masyarakat yang pergi ke pasar melalui jalur sungai, pastinya melewati dermaga tersebut, hal ini tentunya akan sangat menyulitkan masyarakat melakukan aktifitasnya jika dermaga dibiarkan rusak tanpa adanya perbaikan. 

" Kami berharap supaya kepada pemerintah segera memperbaiki dermaga yang rusak ini, karena setiap hari ramai masyarakat yang menggunakan dermaga ini untuk ke pasar ", ungkap Paul. *(Red) 

Reactions

Post a Comment

0 Comments