Ticker

6/recent/ticker-posts

Ad Code

Terkait Penangkapan Dua Kapal Oleh Pihak KKP, Ketua HNSI Angkat Bicara.

Belitung, Potretbabel.com - Penangkapan Dua kapal Dogol oleh Kapal HIU-3 milik KKP di perairan selatan Pulau Bangka, yang kemudian diserahkan kepada Satuan Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Satwas SDKP) Belitung, hingga saat ini belum ada kejelasan. 

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Belitung H. Mochtar Motong yang akrab disapa Tarek, secara tegas mengatakan, bahwa dirinya siap kawal permasalahan tersebut hingga ketingkat peradilan.

“ Saya siap kawal dan beri masukan kepada pihak Kejaksaan maupun Pengadilan, mau dalam bentuk lisan maupun tertulis, agar proses hukum terhadap kedua kapal ini bisa segera selesai ”, tegas Tarek, Kamis (30/3/2023)
.
Tarek menjelaskan, ditahun 2022-2023, ada lima kapal jenis dogol yang di tangkap saat beroperasi diperairan Kepulauan Bangka Belitung, karena di duga menggunakan jenis alat tangkap yang dilarang oleh pemerintah. 

“ Ditahun 2022 ada Tiga kasus kapal Dogol yang di proses hingga ke pengadilan, sedangkan kapal serta isinya di sita dan dilakukan pelelangan ", jelasnya. 

Terkait pernyataan Koordinator Satwas SDKP Belitung yang menyebutkan jenis alat tangkap kedua kapal tersebut, Tarek secara tegas mengatakan kapal tersebut adalah dogol.

“ berita acara penangkapan sudah dikeluarkan, Apapun alasannya ini bukan masalah perizinan, tetapi alat tangkap dogol, dan jika itu tidak dilarang kenapa ditangkap,” ujarnya.

Menurutnya, alat tangkap jenis ini akan tetap menghajar segala jenis ikan hingga kedasar laut dimana cara kerjanya menggunakan cahaya lampu untuk memaksa ikan berkumpul dan alat tangkapnya diturunkan lalu ditarik denganmenggunakan mesin sehingga memungkinkan untuk merusak terumbu karang yang dilaluinya.

“ Alat tangkap jenis ini menghajar segala jenis ikan dan kemungkinan untuk merusak terumbu karang yang dilaluinya. Intinya HNSI Belitung akan mengawal proses hukum atas penagkapan kedua kapal tersebut,” tandas Tarek. (Yds)

Reactions

Post a Comment

0 Comments